Judul : Lukisan Dorian Gray
Penerbit : Penguin Group
Tahun terbit : 1994
Jumlah halaman : 276 halaman
Dimensi buku : 14 cm x 20 cm
ISBN : 978-602-255-782-1
Halo, Bookpal.. Hari ini saya ingin membagikan review sebuah novel yang berjudul Lukisan Dorian Gray. Novel kali ini nuansanya sedikit dark ya Bookpal.. Karena di novel ini imajinasi kalian akan dibawa menuju penggambaran sisi malaikat sekaligus sisi setan seorang manusia.
Kalau menurut saya sendiri, cerita di novel ini mengarah ke bagaimama proses seseorang yang tadinya polos menjadi seseorang yang perbuatannya seperti iblis. Novel ini menggunakan bahasa gaya klasik dan perumpamaan yang menurut saya sulit dipahami. Tapi jangan khawatir karena saya akan membagikan inti cerita dari novel ini di sini. So, mari kita mulai dari review..
REVIEW
Lukisan Dorian Gray atau judul aslinya yaitu The Picture of Dorian Gray merupakan satu-satunya novel karya Oscar Wilde. Beliau adalah seorang penyair, penulis drama, dan penulis dari Irlandia. Nama Oscar Wilde terkenal sebagai penulis naskah drama populer di London pada akhir era Victoria.
Dalam novel ini disebutkan bahwa novel ini berkisah tentang seorang pemuda tampan yang menjual jiwanya demi selalu awet muda. Salah satu karya abad ke sembilan belas yang paling legendaris ini sempat dianggap menyebarkan pengaruh buruk ketika pertama kali terbit pada tahun 1890. Namun karya ini autentik, unik dan menarik sehingga banyal dipuji-puji oleh para kritikus serta pembaca. Novel ini juga dikategorikan sebagai seratus novel terbaik yang pernah ditulis dalam bahasa inggris.
INTI CERITA
Chapter awal dalam novel ini mengisahkan tentang seorang bangsawan bernama Lord Henry Wotton atau sebut saja Lord Henry. Dia adalah orang yang memiliki banyak teori, pengalaman hidup dan sudah memiliki seorang istri. Sebagai seorang bangsawan yang intelektual, Lord Henry ini selalu sibuk dengan jadwal sehari harinya. Terkadang ia juga harus menemui seseorang yang sangat penting. Sepertinya dia ini orangnya sudah bosan dengan rutinitasnya sehingga ia selalu datang terlambat jika ada janji bertemu seseorang.
Lord Henry suatu ketika sedang berkunjung ke rumah sahabatnya yang merupakan seorang pelukis bernama Basil Hallward. Basil Hallward ini juga bukan orang sembarangan. Ia juga sekelas bangsawan. Sambil Basil Hallward melukis, di sana mereka saling berbincang tentang banyak hal. Kemudian Lord Henry melihat lukisan seorang pria yang indah tersebut dan menanyai Basil tentang siapa yang ada di lukisan tersebut.
Basil pun bercerita bahwa yang ada dalam lukisan tersebut bernama Dorian Gray. Bagi diri Basil, sosok Dorian Gray ini memberi arti dan semangat baru dalam hidupnya. Dorian Gray baginya adalah sosok muda yang sempurna sehingga ia kerap mengundang Dorian untuk dijadikan model lukisan.
Lord Henry sangat penasaran dengan sosok pemuda itu. Ia meminta Basil untuk memperkenalkannya namun Basil tidak mau. Lord Henry juga menyuruh Basil mengadakan pameran untuk lukisannya tersebut tapi dia juga tidak mau. Alasan yang diberikan Basil pun masih penuh rahasia.
Singkat cerita Lord Henry dan Dorian pun dapat bertemu di rumah Basil. Kala itu Dorian sedang dijadikan model oleh Basil. Di sana Lord Henry dan Dorian menjadi sahabat. Entah mengapa Dorian sepertinya tidak menyukai hal tersebut. Namun tetap Basil berniat memberikan lukisan itu kepada Dorian.
Saat sudah selesai melukis, mereka melihat lukisan itu. Mereka terkagum kagum oleh keindahan lukisan itu dan bagi Dorian ini adalah pertama kalinya ia melihat lukisan dirinya sendiri. Ia sangat mengagumi lukisan itu hingga ia sangat mengharapkan suatu keajaiban. Ia berharap senandainya ia akan tetap awet muda seperti lukisan tersebut sedangkan lukisan itulah yang menua.
Basil memberika lukisan itu kepada Dorian. Lalu Dorian meletakannya di kamar rumahnya. Ia sering melihat dan megagumi lukisan tersebut. Semenjak bersahabat dengan Lord Henry, ia juga sering menerima teori-teori dan ajaran baru darinya. Ia meyakini yang dikatakan Lord Henry adalah benar meskipun terkadang menyebalkan.
Di suatu tempat pertunjukan drama, Dorian mulai mengenal jatuh cinta. Ia jatuh cinta pada seorang gadis pemeran tokoh perempuan seperti Juliet bernama Sibyl Vane. Ia sangat pandai berakting. Dari sini kejahatan Dorian dimulai.
Dorian sempat melamar Sybil Vane lalu berencana membawa 2 sahabatnya menonton akting dari Sibyl Vane. Namun pertunjukkannya tidak seperti biasanya. Pertunjukkan kali ini sangat buruk. Sehingga 2 sahabat Dorian ini kecewa lalu meninggalkan pertunjukkan. Karena kesal, Dorian mendatangi kekasihnya di ruang rias. Ia memarahi lalu memutuskan hubungannya. Sibyl Vane terisak dan memohon maaf kepada Dorian. Namun ia pergi meninggalkan kekasihnya.
Ketika Dorian sampai dirumah, ia mendapati lukisannya menjadi buruk di bagian mulutnya. Ia menyesal mungkin itu hasil dr pebuatan jahatnya kepada kekasihnya. Namun Sibyl Vane sudah dikabarkan bunuh diri keesokan harinya sebelum Dorian sempat mengirimkan surat permintaan maaf.
Sahabatnya, Lord Henry berkunjung dan menyuruhnya untuk segera melupakan kejadian itu dan menyebunyikan diri dari segala yang berhubungan dengan Sibyl Vane. Hal itu sangat bertentangan dengan Basil yang menginginkan Dorian untuk meminta maaf ke keluarga kekasihnya itu. Dorian yang polos lebih memilih bersembunyi dan melupakan kejadian tersebut.Basil menjadi heran. Ia menjadi tambah heran ketika ia tidak diperkenankan melihat lukisan Dorian sekali saja.
Saat malam tiba Dorian menyembunyikan lukisan dirinya di gudang lantai paling atas. Ia ingin menutupi keburukan jiwanya. Ia tahu karena ini adalah hasil dari harapannya waktu itu. Sebenarnya ia tidak mengira hal ini akan terjadi. Suatu hari ia juga menerima buku dari Lord Henry yang sangat menarik. Ia membacanya dari pagi sampai sore. Buku itu mengajarkan tentang berbagai hal yang membuatnya menjadi lebih seperti iblis.
Dorian yang dulunya dikagumi lama lama menjadi dibenci beberapa orang, kebusukan perbuatannya mulai diketahui orang orang. Beberapa kali ia sempat keluar dari rumah kosong pada malam hari. Hal ini membuat Basil terkejut lalu mengunjungi Dorian di rumahnya. Basil menanyakan hal hal yang ia dengar kepada Dorian berharap itu semua tidaklah benar.
Basil pun mengungkapkan alasan mengapa ia tidak mau memamerkan hasil karyanya adalah karena ia takut semua orang akan tahu rahasianya. Basil tahu bahwa lewat karyanya semua akan mengetahui segala rahasia yang ia telah sembunyikan lama. Rahasianya adalah betapa ia mengagumi Dorian melebihi seorang sahabat. Perasaannya terhadap Dorian melebihin seorang sahabat.
Dorian kesal bercampur bangga mendengar hal itu. Kemudian Dorian menunjukkan kepada Basil lukisannya yang akhir akhir ini betapa ia benci. Ia sangat membenci rupa buruk lukisan tersebut. Dulu lukisan itu indah, lalu memiliki keburukan di area mulut. Namun sekarang rupa lukisan itu sungguh buruk sampai ke ujung tangannya.
Basil yang melihat lukisan tersebut sontak terkejut lalu ia mengajak Dorian untuk berdoa meminta ampun kepada Tuhan. Basil sadar itu bukan murni kesalahan Dorian tapi juga kesalahannya sendiri. Namun Dorian malah membunuh Basil di gudang tempat lukisan itu berada dengan sebilah pisau.
Dorian kemudian meminta bantuan kawan lamanya bernama Alan Campbell, seorang alkemis, untuk menghilangkan mayat Basil. Sebenarnya Campbell tidak ingin, karena ia tidak menyukai perbuatan keji Dorian. Namun Dorian memaksa dan memberi ancaman sehingga Campbell terpaksa menurutinya. Akhirnya dengan bahan bahan kimia, jenasah Basil pun lenyap. Namun beberapa hari kemudian beredar kabar bahwa Campbell mengakhiri hidupnya.
Dorian menjadi sedikit tenang lalu memutuskan pergi menginap di sebuah desa. Di sana ia jatuh hati dengan perempuan bernama Hetty, namun lagi lagi ia menyakiti hati wanita. Belum diketahui apakah wanita itu mengakhiri hidupnya, yang pasti hatinya sangat terluka. Ia menceritakan hal ini kepada Lord Henry. Seperti biasanya Lord Henry tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Namun ia kagum terhadap wajah Dorian Gray yang masih saja awet muda. Lord Henry juga penasaran dengan menghilangnya Basil.
Mungkin hal ini sangat membebani pikiran Dorian sehingga ia memutuskan pergi ke gudang atas. Mengunci pintu, lalu dengan sebilah pisau yang pernah ia pakai untuk membunuh Basil, ia merobek lukisan dirinya tersebut dari atas sampai ke bawah. Sebagaimana ia sudah membunuh sang pencipta lukisan tersebut, ia pun membunuh karya pencipta lukisan itu. Namun seketika terdengar jeritan sangat keras dan benda yang jatuh.
Dua orang yang melintasi rumah tersebut bersama dengan polisi dan pelayan Dorian memeriksa gudang melalui atap lalu ke balkon. Mereka masuk ke dalam gudang melalui jendela yang kebetulan tidak terkunci. Di sana mereka melihat lukisan Dorian yang masih muda menggantung indah sedangkan di depan lukisan itu ada seorang pria tua tergeletak tak bernyawa dengan pisau yang menancap di jantungnya. Pelayan yang ada di situ mengenali cincin yang di pakai pria tersebut. TAMAT.
Komentar
Posting Komentar